Kamis, 11 Mar 2010

Pihak Gereja dan Penduduk Lokal Inggris Tentang Pembangunan Masjid

 

Gereja dan penduduk lokal di kota Camberley, Inggris Tenggara, menentang rencana pembangunan masjid, dan menggambarkan bahwa menara adalah lambang supremasi Islam.

"Saya pikir adil untuk mengatakan bahwa sebuah masjid dengan dua menara setinggi 100 kaki dan kubah tinggi besar membuatnya tidak begitu spiritual, sebagai budaya yang kuat, atau bahkan pernyataan politik," ungkap Pendeta Mark Chester, ketua Churches Together Coalition, mengatakan kepada The Times,  Rabu 10 Maret.

Koalisi gereja yang mewakili gereja-gereja di Camberley, dengan tegas menentang rencana desain masjid dan lokasinya.

Menurutnya, rencana pembangunan  masjid akan memicu "pertentangan antara komunitas Muslim dan masyarakat luas di dalam kota Camberley di tahun yang akan datang."

Masjid yang diusulkan oleh Asosiasi Kesejahteraan Bengali, akan berlokasi dekat Akademi Militer Kerajaan.

Lokasi masjid merupakan bekas lokasi sekolah Victoria yang digunakan oleh Muslim setempat sebagai masjid selama 14 tahun ini.

Tim Cross, seorang pensiunan Mayor Jenderal, menyebut bahwa keberadaan masjid sebagai "ancaman keamanan yang signifikan."

Dia mengatakan bahwa menara dapat digunakan untuk menyerang anggota keluarga kerajaan dan tokoh-tokoh militer penting yang mengunjungi Akademi Militer Kerajaan setiap tahun.

Perencanaan pembangun masjid akan diputuskan oleh Dewan Surrey Heath Borough pertemuan hari Rabu. Namun penentangan sejumlah kalangan telah mengejutkan umat Islam setempat.
Abdul Wasay Chowdhury, juru bicara Bengali Welfare Association, mengatakanb bahwa alasan masalah keamanan tidak kuat.

Ia menegaskan bahwa akses dalam menara tidak akan melampaui ketinggian rumah karena akan diisi dengan beton.

Kementerian Pertahanan yang awalnya mempersoalkan masalah keamanan di menara, telah merevisi pernyataannya setelah klarifikasi ini.

"Rencana sudah direvisi sehingga akses ke menara akan dibatasi untuk masalah pemeliharaan yang penting," ungkapnya dalam sebuah pernyataan.

Pemimpin komunitas Muslim tersebut juga menolak tuduhan bahwa masjid merupakan pernyataan politik.

"Kami tidak tahu apa-apa tentang politik," kata Chowdhury kepada The Times.

"Kami adalah orang-orang biasa yang ingin beribadah sesuai dengan iman kami."

[muslimdaily.net/iol]

Share this post..
relatednews
latestnews

Millah Ibrahim

Lebih dekat mengenal hukum dan syariat Islam yang telah diturunkan Allah 'Azza wa Jalla
http://millah-ibrahim.com/

1000 Manfaat MUTIA VCO Untuk Kesehatan Anda

MUTIA VCO spesialis : Herpes, Hepatitis, CMV, DM, Jantung Koroner
http://mutiavco.com/

Busana Muslim Istimewa

Istimewa kualitasnya.Istimewa Murahnya.Istimewa Hadiahnya
http://www.busanabajumuslim.com

Airsoft Gun Center

Pusat jual beli airsoft gun nusantara.
http://www.softguncenter.wordpress.com

Beasiswa 2011

Beasiswa S1, S2, S3 Tahun 2010-2011 Terbaru dan terlengkap!
http://www.scholarships-online.info

Jual Villa Kota Bunga Puncak

Dijual Vila kota bunga Cipanas, Blok EE 10 No 6 Lt 122 m2, Lb 55 m2. Furniture komplit